Dilihat: 255 kali, IP: 216.73.216.129

Lanjutan dari Sosiologi

Karakteristik

Karakteristik mata pelajaran Sosiologi di tingkat SMA tidak hanya berfokus pada pemahaman konseptual, tetapi juga pada penguatan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan analisis terhadap fenomena sosial yang terjadi di sekitar murid. Karakteristik kedua mata pelajaran Sosiologi, yaitu bersifat aplikatif. Sosiologi memiliki karakteristik aplikatif, yang berarti ilmu ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memahami dan menyelesaikan berbagai masalah sosial. Sosiologi digunakan dalam analisis sosial untuk mengkaji fenomena, seperti kemiskinan, konflik antar kelompok, dan perubahan sosial, sertaberperan dalam merancang kebijakan guna mengatasi ketimpangan dan diskriminasi. Selain itu, metode penelitian empiris, seperti observasi dan wawancara menjadikan Sosiologi relevan dalam memahami dinamika masyarakat. Penerapannya juga terlihat dalam berbagai bidang pekerjaan, seperti advokasi sosial, kebijakan publik, dan sumber daya manusia. Sosiologi membentuk murid agar mampu melihat keterkaitan antara individu dan struktur sosial serta menyadari peran mereka dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadaban.

CP Sosiologi Fase F

Pemahaman Konsep

Menguasai sejumlah kompetensi, yakni murid mampu berpikir kritis dan kreatif; melakukan kajian literasi atas fenomena Sosiologi, menganalisis, menyajikan, melaporkan dan mengomunikasikan hasil kajian; mampu menunjukkan sikap berkesadaran sebagai warga yang baik, dan menghasilkan projek inovatif atas fenomena Sosiologi dalam bentuk digital maupun nondigital. Kompetensi tersebut terbentuk setelah murid menganalisis berbagai permasalahan sosial, konflik, dan integrasi sosial yang terjadi di masyarakat; dan murid juga mampu menyusun pemecahan masalah sosial dalam perspektif pemberdayaan, menerapkan prinsip kesetaraan dalam perbedaan sosial yang digunakan untuk mewujudkan masyarakatmultikultural, serta menganalisis hubungan perubahan sosial pada kelompok atau komunitas dan globalisasi.

Keterampilan Proses

Mengamati, mendokumentasikan, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, melaporkan, dan mengomunikasikan fenomena sosial di Indonesia dan/atau dunia baik dari realitas sosial maupun dari media digital sebagai respon atas perubahan yang disajikan secara logis dan sistematis dengan pendekatan pembelajaran mendalam; Atas pemahaman dan refleksi yang dilakukan, murid mampu merancang projek kolaboratif yang solutif atas masalah sosial, konflik sosial dan kekerasan akibat perbedaan, integrasi sosial, perubahan sosial budaya, dan hubungannya dengan globalisasi dalam pendekatan pemberdayaan; dan hasil kerja kolaboratif dalam mengkaji objek Sosiologi murid mampu melahirkan pengalaman bermakna dan berkesadaran kolektif dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Sumber: CP Versi 2025.

Kembali